
Jika output dari ibadah puasa di bulan Ramadhan adalah ketakwaan, yang dicirikan dengan keimanan kita terhadap hal-hal yang ghaib. Maka kita harus kembali mengukuhkan keimanan kita terhadap keghaiban berbagai hal yang tidak mungkin untuk kita raih hanya bermodalkan panca indera saja. Tidak bisa dipungkiri, saat ini kita hidup di zaman yang amat materialisitis dengan pendekatan empiric....

